Ban Mobil merupakan komponen penting yang perlu kita perhatikan. Ban mobil sudah didesain sedemikian rupa sehingga ketebalan karet, struktur, dan tekanan nya disesuaikan dengan jenis mobilnya. Untuk mobil niaga, pick up, SUV, dan mobil keluarga, biasanya memiliki ban yang relatif lebih besar dan kokoh dibandingkan mobil berjenis sedan atau LCGC. Hal ini tentu menyesuaikan dengan beban muatan tiap mobil tersebut. Semakin berat muatan, semakin besar pula tekanan dan ketebalan ban mobil tersebut.

Namun bagaimana dengan mobil kita? Apakah kita perlu menyesuaikan tekanan ban sesuai dengan muatan kita? Ya betul, tekanan ban mobil kita harus menyesuaikan muatan mobil kita. Semisal kita memiliki sebuah mobil keluarga dengan kapasitas 7 penumpang. Tentu tekanan ban harus menyesuaikan apakah mobil tersebut full atau tidak. Selain itu kita juga perlu menyesuaikan dengan jarak yang akan ditempuh oleh mobil tersebut untuk mengurangi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan saat berkendara. Oleh karenanya kita sering melihat himbauan polisi, DLLAJR, asuransi, dan pihak lain yang menyarankan untuk selalu mengecek tekanan ban pada saat akan berpergian jauh misalkan saat mudik dan liburan akhir tahun.

Kisaran tekanan angin pada ban yang standar pabrikan adalah sebagai berikut:

  • Mobil MPV : (33-36) Psi
  • Mobil City Car : (30 – 36) Psi
  • Mobil Sedan : (30 – 33) Psi
  • Mobil SUV : (35 – 40) Psi.

Untuk mobil yang berpenumpang penuh dan hendak melakukan perjalanan jauh, sebaiknya menggunakan tekanan atas. Sedangkan untuk jarak pendek dengan penumpang yang sedikit, gunakanlah tekanan bawah. Anda bisa melakukan pengecekan tekanan ban pada tukang ban atau SPBU terdekat. Jika perlu, isi angin ban anda menggunakan nitrogen.

Selain memeriksakan tekanan ban, untuk anda yang sedang akan melakukan perjalanan jauh, pastikan juga mesin anda dalam kondisi prima. Kunjungi bengkel resmi Suzuki di wilayah Bandung.

Call Now Button
× Chat Via WA